Foto dan Video Bukan Sekadar
Dokumentasi
Salah satu hal penting yang
menjadi perhatian dalam pelatihan adalah perubahan paradigma mengenai
dokumentasi.
Foto dan video dalam aktivitas
kehumasan tidak semata-mata berfungsi sebagai arsip, tetapi juga dapat menjadi alat
komunikasi dan branding lembaga.
Sebuah foto kegiatan sekolah yang
diambil dengan sudut, komposisi, pencahayaan, dan momen yang tepat dapat
menyampaikan pesan yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar dokumentasi biasa.
Begitu pula dengan video. Video
yang dirancang dengan baik dapat membawa penonton memahami suasana kegiatan,
mengenal program sekolah, melihat aktivitas peserta didik, hingga merasakan
nilai yang ingin disampaikan oleh lembaga.
Karena itu, kemampuan
menghasilkan konten visual menjadi salah satu kompetensi penting bagi tim humas
Yayasan Al-Izzah Serang.
Editing Menjadi Tahap Penting
Produksi Konten
Selain fotografi dan videografi,
pelatihan juga memberikan perhatian pada kemampuan editing.
Materi editing menjadi penting
karena hasil dokumentasi di lapangan perlu diolah agar lebih komunikatif dan
sesuai dengan kebutuhan publikasi.
Melalui proses editing, materi
foto dan video dapat disusun menjadi sebuah cerita yang lebih menarik.
Pemilihan bagian video, pemotongan gambar, transisi, teks, musik, hingga
penyesuaian durasi menjadi bagian dari proses kreatif yang menentukan kualitas akhir
sebuah konten.
Bagi tim humas sekolah dan
yayasan, kemampuan editing juga memberikan fleksibilitas untuk menghasilkan
berbagai jenis konten, mulai dari video dokumentasi kegiatan, video pendek
untuk media sosial, konten promosi sekolah, video informasi, hingga konten branding
lembaga.
Dengan demikian, pelatihan tidak
hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk
memahami cara berpikir kreatif dalam memproduksi konten kehumasan.
Mendorong Humas Lebih Kreatif
dan Responsif
Kehumasan di lingkungan lembaga
pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi antara yayasan,
sekolah, peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Setiap kegiatan yang berlangsung
di lingkungan pendidikan pada dasarnya memiliki cerita yang dapat
dikomunikasikan kepada publik.
Mulai dari kegiatan pembelajaran,
kegiatan keagamaan, prestasi siswa, aktivitas guru, program unggulan, kegiatan
sosial, hingga berbagai inovasi sekolah dapat menjadi bahan komunikasi publik
apabila dikemas secara tepat.
Karena itu, keberadaan tim humas
yang mampu bergerak cepat dalam menangkap momentum menjadi semakin penting.
Melalui pelatihan ini, tim humas
Yayasan Al-Izzah Serang diharapkan semakin mampu mengubah berbagai aktivitas di
lingkungan yayasan dan unit pendidikan menjadi konten yang memiliki nilai
informasi, edukasi, inspirasi, dan branding.
Dari Dokumentasi Menuju
Storytelling
Salah satu kompetensi yang
semakin dibutuhkan dalam pengelolaan media saat ini adalah kemampuan storytelling.
Sebuah konten yang baik bukan
hanya memperlihatkan apa yang terjadi, tetapi juga mampu membangun cerita dan
menyampaikan pesan kepada audiens.
Dalam konteks lembaga pendidikan,
storytelling dapat digunakan untuk menceritakan berbagai pengalaman peserta
didik, perjuangan guru, kegiatan sekolah, program unggulan, prestasi, maupun
nilai-nilai pendidikan yang diterapkan.
Foto dan video menjadi instrumen
utama dalam membangun cerita tersebut.
Dengan kemampuan fotografi,
videografi, dan editing yang semakin baik, tim humas dapat menghasilkan konten
yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang kuat
dan mencerminkan identitas Yayasan Al-Izzah Serang.
Pelatihan sebagai Investasi
SDM Kehumasan
Pelatihan kehumasan ini menjadi
bagian dari upaya Yayasan Al-Izzah Serang untuk melakukan penguatan sumber daya
manusia.
Di tengah persaingan komunikasi
di ruang digital, lembaga pendidikan perlu memiliki kemampuan untuk
menyampaikan informasi secara cepat, akurat, menarik, dan bertanggung jawab.
Kualitas komunikasi publik tidak
hanya ditentukan oleh seberapa banyak informasi yang dipublikasikan, tetapi
juga bagaimana informasi tersebut dikemas sehingga dapat diterima dan dipahami
oleh masyarakat.
Karena itu, peningkatan kemampuan
tim humas menjadi investasi penting bagi keberlanjutan komunikasi dan branding
lembaga.
Melalui pelatihan bersama
praktisi media profesional, peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih
dekat dengan kebutuhan dunia kerja dan industri media.
Membangun Budaya Konten
Positif di Lingkungan Al-Izzah
Lebih jauh, pelatihan ini
diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya produksi konten yang positif di
lingkungan Yayasan Al-Izzah Serang.
Setiap unit pendidikan memiliki
berbagai aktivitas yang menarik untuk dikomunikasikan. Apabila didokumentasikan
dan dikemas dengan baik, aktivitas tersebut dapat menjadi sumber informasi
sekaligus memperkuat citra lembaga.
Humas tidak lagi hanya berfungsi
sebagai bagian yang menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi pengelola
cerita dan wajah komunikasi lembaga di ruang publik.
Kemampuan mengambil foto yang
baik, merekam video yang menarik, serta mengedit konten secara efektif menjadi
bagian dari kompetensi yang mendukung peran tersebut.
Meningkatkan Profesionalisme
Kehumasan Yayasan Al-Izzah
Pelatihan foto, video, dan
editing yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Kampus A Yayasan Al-Izzah
Serang diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat
profesionalisme bidang kehumasan.
Kehadiran praktisi media seperti
Andi Rahman dari MNC Group memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan
wawasan dari pengalaman profesional yang berkembang langsung di industri media.
Pengetahuan dan pengalaman
tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas kehumasan di lingkungan
Yayasan Al-Izzah Serang.
Pada akhirnya, penguatan
kompetensi kehumasan bukan hanya bertujuan menghasilkan foto dan video yang
bagus. Lebih dari itu, kemampuan tersebut diharapkan mampu membantu Yayasan
Al-Izzah Serang menyampaikan cerita, menunjukkan karya, memperkenalkan
program, membangun kepercayaan, dan memperkuat hubungan dengan masyarakat
melalui komunikasi digital yang berkualitas.
Pelatihan ini menjadi pengingat
bahwa di era digital, setiap kegiatan memiliki cerita dan setiap cerita
membutuhkan cara penyampaian yang tepat.
Dengan SDM humas yang semakin
terampil dalam foto, video, dan editing, Yayasan Al-Izzah Serang memiliki
peluang lebih besar untuk menghadirkan komunikasi publik yang kreatif,
informatif, konsisten, dan relevan dengan perkembangan zaman.