Rujukan Manajemen Pendidikan
Islami
Lebih lanjut, Bapak TB. Suherman
juga menegaskan bahwa Al-Izzah telah menjadi model ideal dalam hal manajemen
pendidikan terpadu. Hal ini menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lainnya,
baik negeri maupun swasta, yang ingin meningkatkan kualitas pengelolaan
pendidikan mereka.
“Saya secara pribadi
sangat merekomendasikan Al-Izzah sebagai tempat belajar dan studi banding bagi
sekolah-sekolah negeri di Kota Serang yang ingin memahami dan menerapkan sistem
manajemen pendidikan yang unggul dan berlandaskan nilai keislaman. Al-Izzah
telah membuktikan bahwa disiplin, inovasi, dan spiritualitas bisa berjalan
seiring,” jelasnya.
Pernyataan tersebut mendapat
sambutan hangat dari para hadirin, termasuk orang tua siswa, guru, dan tamu
undangan lainnya yang hadir dalam acara perpisahan tersebut.
Komitmen terhadap Mutu
Pendidikan
Acara perpisahan ini juga menjadi
momen evaluasi dan refleksi perjalanan pendidikan para siswa. Dengan berbagai
penampilan seni, testimoni siswa dan guru, serta penghargaan kepada siswa
berprestasi, Yayasan Al-Izzah Serang menunjukkan komitmennya tidak hanya
pada pendidikan formal, tetapi juga pada pembentukan karakter siswa yang
berakhlak mulia.
Dalam penutup sambutannya, Bapak
TB. Suherman berharap agar Al-Izzah tidak hanya mempertahankan reputasi
baiknya, tetapi terus meningkatkan mutu pendidikannya secara berkelanjutan agar
tetap menjadi Sekolah terbaik kebanggaan milik pemerintah kota Serang.
“Mudah-mudahan ke depan
Al-Izzah terus mempertahankan kualitas pendidikannya dan terus meningkatkannya
lagi, agar selalu menjadi rujukan sekolah terbaik islami di Kota Serang dan
bahkan di tingkat Provinsi hingga Nasional,” pungkas beliau.