Serang, 24 Mei 2025 – Yayasan
Al-Izzah kembali menorehkan catatan emas dalam perjalanan dakwah dan
pendidikannya dengan menyelenggarakan Haflatul Qur’an ke-5, sebuah acara
tahunan yang menjadi puncak kegiatan tahfidz bagi para siswa dan siswi dari
seluruh jenjang pendidikan di bawah naungan yayasan. Kegiatan sakral ini
menjadi bukti nyata dari komitmen Yayasan Al-Izzah dalam mencetak generasi
Qur’ani yang unggul dalam ilmu, akhlak, dan spiritualitas.
Peserta dari Semua Jenjang: RA
hingga SMAIT
Yang membuat Haflatul Qur’an ke-5
ini istimewa adalah partisipasi siswa dan siswi dari seluruh unit pendidikan di
bawah Yayasan Al-Izzah. Mulai dari Madrasah Diniyah, RA (Raudhatul Athfal),
SDIT, SDIT 2, SMPIT Full Day, hingga Pesantren (SMPIT & SMAIT), semuanya
turut ambil bagian dalam prosesi wisuda tahfidz dan penampilan berbagai
kegiatan yang menggambarkan semangat cinta Al-Qur’an.
Setiap siswa yang tampil membawa
kisah perjuangan masing-masing. Ada yang telah menyelesaikan hafalan 1, 5, 10,
hingga 30 juz Al-Qur’an. Mereka tampil percaya diri dalam sesi sima’an
Al-Qur’an, yakni membaca hafalan di hadapan para tamu undangan dan orang tua.
Tidak sedikit yang meneteskan air mata haru menyaksikan anak-anak mereka
berdiri sebagai hafidz dan hafidzah muda.
Rangkaian Acara: Penuh Makna
dan Inspirasi
Kegiatan Haflatul Qur’an
berlangsung sepanjang hari dengan berbagai rangkaian acara. Diawali dengan
pembukaan resmi dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an, kemudian dilanjutkan dengan
sambutan dari para pimpinan yayasan dan tamu undangan.
Acara dilanjutkan dengan prosesi
wisuda tahfidz, di mana para santri menerima penghargaan dan sertifikat sebagai
bentuk apresiasi atas pencapaian mereka. Momen ini menjadi titik kulminasi dari
perjuangan panjang menghafal Al-Qur’an yang telah mereka jalani selama
bertahun-tahun.
Selain itu, berbagai penampilan
turut menyemarakkan suasana, seperti:
- Penampilan nasyid islami dan drama edukatif yang mengangkat tema keutamaan Al-Qur’an
- Pembacaan doa khatmil Qur’an bersama seluruh peserta dan tamu undangan
- Uji Publik Hafalan Al-Qur’an oleh siswa/siswi dihadapan seluruh para tamu undangan
Komitmen Yayasan Al-Izzah
terhadap Pendidikan Qur’ani
Ketua Yayasan Al-Izzah Dr.
Muhammad Arifin, S.Ag., MSI dalam sambutannya menegaskan bahwa acara ini bukan
hanya seremoni tahunan, melainkan bagian dari grand design pendidikan
karakter yang dirancang oleh yayasan. Menurutnya, menghafal Al-Qur’an bukan
sekadar prestasi akademik, melainkan proses pembentukan jiwa, kedisiplinan, dan
adab.
“Di Yayasan Al-Izzah, pendidikan
tahfidz menjadi salah satu pilar utama. Kami ingin mencetak generasi yang tidak
hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat iman dan akhlaknya. Ini
adalah bagian dari misi kami membangun peradaban Islam melalui pendidikan,”
jelas beliau.
Dukungan Orang Tua dan Guru:
Pilar Kesuksesan Tahfidz
Keberhasilan para siswa tentu
tidak lepas dari peran besar orang tua dan guru. Dukungan yang konsisten dari
rumah dan sekolah menjadi kombinasi sempurna dalam menempa anak-anak agar kuat
mental dan konsisten dalam menjaga hafalan mereka.
Pihak yayasan juga memberikan
apresiasi khusus kepada guru-guru tahfidz yang telah membimbing para santri
dengan sabar, telaten, dan penuh keikhlasan. Mereka adalah sosok-sosok tanpa
tanda jasa yang menjadi ujung tombak keberhasilan program ini.
Harapan ke Depan: Menjadi
Inspirasi bagi Umat
Dengan suksesnya Haflatul Qur’an
ke-5 ini, Yayasan Al-Izzah berharap dapat terus meningkatkan kualitas dan
kuantitas santri penghafal Al-Qur’an setiap tahunnya. Selain itu, yayasan juga
membuka peluang kerjasama dengan masyarakat luas untuk mendukung program
tahfidz, pelatihan guru Qur’an, serta penguatan kurikulum berbasis Al-Qur’an di
semua jenjang.
“Semoga kegiatan ini menjadi
inspirasi bagi lembaga-lembaga pendidikan lainnya untuk menjadikan Al-Qur’an
sebagai fondasi utama dalam membentuk karakter anak-anak kita,” tutup Ketua
Panitia Haflatul Qur’an.