
SERANG, BANTEN — Dalam
upaya meningkatkan kompetensi dan profesionalisme tim kehumasan di era digital,
Yayasan Al-Izzah Serang menggelar Pelatihan Kehumasan dengan topik
Foto, Video, dan Editing pada Sabtu, 5 September 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Kampus
A Yayasan Al-Izzah Serang tersebut menghadirkan Andi Rahman, seorang
praktisi media profesional yang saat ini bekerja di MNC Group, sebagai
pemateri.
Pelatihan ini dirancang untuk
membekali tim humas dengan kemampuan teknis dan kreativitas dalam menghasilkan
konten visual yang informatif, menarik, dan relevan dengan kebutuhan komunikasi
lembaga pendidikan di era media digital.
Kegiatan tersebut menjadi bagian
dari komitmen Yayasan Al-Izzah Serang untuk terus meningkatkan kualitas
pengelolaan komunikasi publik sekaligus memperkuat kemampuan sumber daya
manusia yang terlibat dalam aktivitas kehumasan.
Humas Dituntut Mampu Mengikuti
Perkembangan Media Digital
Perkembangan media digital telah
mengubah cara lembaga pendidikan berkomunikasi dengan masyarakat. Informasi
mengenai kegiatan sekolah, prestasi peserta didik, program pendidikan, hingga
berbagai aktivitas yayasan kini tidak cukup hanya disampaikan melalui tulisan.
Foto dan video menjadi bagian
penting dalam menyampaikan pesan secara cepat, visual, dan mudah dipahami oleh
masyarakat.
Kondisi tersebut membuat tim
humas dituntut tidak hanya memiliki kemampuan komunikasi, tetapi juga memahami
bagaimana menghasilkan dokumentasi visual yang memiliki nilai informasi
sekaligus mampu merepresentasikan citra positif lembaga.
Atas dasar kebutuhan tersebut,
Yayasan Al-Izzah Serang menghadirkan pelatihan yang secara khusus membahas tiga
aspek utama, yaitu fotografi, videografi, dan editing.
Ketiga kemampuan tersebut dinilai
saling berkaitan dalam proses produksi konten kehumasan, mulai dari mengambil
gambar, merekam aktivitas, hingga mengolah materi menjadi konten yang siap
dipublikasikan melalui berbagai kanal komunikasi.
Hadirkan Praktisi Media
Profesional
Salah satu daya tarik utama
pelatihan ini adalah kehadiran Andi Rahman sebagai pemateri.
Andi Rahman merupakan praktisi
media yang telah lama berkecimpung di bidang media dan saat ini bekerja di MNC
Group. Pengalaman profesionalnya di industri media menjadi bekal penting
untuk memberikan perspektif praktis kepada peserta pelatihan.
Materi tidak hanya diarahkan pada
aspek teori, tetapi juga pada bagaimana menghasilkan foto dan video yang
memiliki nilai komunikasi.
Peserta mendapatkan wawasan
mengenai bagaimana menentukan sudut pengambilan gambar, memilih momen yang
tepat, memperhatikan komposisi, hingga menghasilkan dokumentasi yang mampu
menceritakan sebuah peristiwa.
Dalam dunia kehumasan,
dokumentasi bukan sekadar mengambil gambar sebanyak-banyaknya. Setiap foto
maupun video idealnya mampu menjawab pertanyaan: apa yang sedang terjadi,
siapa yang terlibat, apa pesan yang ingin disampaikan, dan bagaimana publik
dapat memahami kegiatan tersebut melalui visual yang ditampilkan.
Foto dan Video Bukan Sekadar Dokumentasi
Salah satu hal penting yang menjadi perhatian dalam pelatihan adalah perubahan paradigma mengenai dokumentasi.
Foto dan video dalam aktivitas kehumasan tidak semata-mata berfungsi sebagai arsip, tetapi juga dapat menjadi alat komunikasi dan branding lembaga.
Sebuah foto kegiatan sekolah yang diambil dengan sudut, komposisi, pencahayaan, dan momen yang tepat dapat menyampaikan pesan yang jauh lebih kuat dibandingkan sekadar dokumentasi biasa.
Begitu pula dengan video. Video yang dirancang dengan baik dapat membawa penonton memahami suasana kegiatan, mengenal program sekolah, melihat aktivitas peserta didik, hingga merasakan nilai yang ingin disampaikan oleh lembaga.
Karena itu, kemampuan menghasilkan konten visual menjadi salah satu kompetensi penting bagi tim humas Yayasan Al-Izzah Serang.
Editing Menjadi Tahap Penting Produksi Konten
Selain fotografi dan videografi, pelatihan juga memberikan perhatian pada kemampuan editing.
Materi editing menjadi penting karena hasil dokumentasi di lapangan perlu diolah agar lebih komunikatif dan sesuai dengan kebutuhan publikasi.
Melalui proses editing, materi foto dan video dapat disusun menjadi sebuah cerita yang lebih menarik. Pemilihan bagian video, pemotongan gambar, transisi, teks, musik, hingga penyesuaian durasi menjadi bagian dari proses kreatif yang menentukan kualitas akhir sebuah konten.
Bagi tim humas sekolah dan yayasan, kemampuan editing juga memberikan fleksibilitas untuk menghasilkan berbagai jenis konten, mulai dari video dokumentasi kegiatan, video pendek untuk media sosial, konten promosi sekolah, video informasi, hingga konten branding lembaga.
Dengan demikian, pelatihan tidak hanya berorientasi pada kemampuan teknis, tetapi juga mendorong peserta untuk memahami cara berpikir kreatif dalam memproduksi konten kehumasan.
Mendorong Humas Lebih Kreatif dan Responsif
Kehumasan di lingkungan lembaga pendidikan memiliki peran strategis dalam membangun komunikasi antara yayasan, sekolah, peserta didik, orang tua, dan masyarakat.
Setiap kegiatan yang berlangsung di lingkungan pendidikan pada dasarnya memiliki cerita yang dapat dikomunikasikan kepada publik.
Mulai dari kegiatan pembelajaran, kegiatan keagamaan, prestasi siswa, aktivitas guru, program unggulan, kegiatan sosial, hingga berbagai inovasi sekolah dapat menjadi bahan komunikasi publik apabila dikemas secara tepat.
Karena itu, keberadaan tim humas yang mampu bergerak cepat dalam menangkap momentum menjadi semakin penting.
Melalui pelatihan ini, tim humas Yayasan Al-Izzah Serang diharapkan semakin mampu mengubah berbagai aktivitas di lingkungan yayasan dan unit pendidikan menjadi konten yang memiliki nilai informasi, edukasi, inspirasi, dan branding.
Dari Dokumentasi Menuju Storytelling
Salah satu kompetensi yang semakin dibutuhkan dalam pengelolaan media saat ini adalah kemampuan storytelling.
Sebuah konten yang baik bukan hanya memperlihatkan apa yang terjadi, tetapi juga mampu membangun cerita dan menyampaikan pesan kepada audiens.
Dalam konteks lembaga pendidikan, storytelling dapat digunakan untuk menceritakan berbagai pengalaman peserta didik, perjuangan guru, kegiatan sekolah, program unggulan, prestasi, maupun nilai-nilai pendidikan yang diterapkan.
Foto dan video menjadi instrumen utama dalam membangun cerita tersebut.
Dengan kemampuan fotografi, videografi, dan editing yang semakin baik, tim humas dapat menghasilkan konten yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga memiliki pesan yang kuat dan mencerminkan identitas Yayasan Al-Izzah Serang.
Pelatihan sebagai Investasi SDM Kehumasan
Pelatihan kehumasan ini menjadi bagian dari upaya Yayasan Al-Izzah Serang untuk melakukan penguatan sumber daya manusia.
Di tengah persaingan komunikasi di ruang digital, lembaga pendidikan perlu memiliki kemampuan untuk menyampaikan informasi secara cepat, akurat, menarik, dan bertanggung jawab.
Kualitas komunikasi publik tidak hanya ditentukan oleh seberapa banyak informasi yang dipublikasikan, tetapi juga bagaimana informasi tersebut dikemas sehingga dapat diterima dan dipahami oleh masyarakat.
Karena itu, peningkatan kemampuan tim humas menjadi investasi penting bagi keberlanjutan komunikasi dan branding lembaga.
Melalui pelatihan bersama praktisi media profesional, peserta diharapkan memperoleh pengalaman yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja dan industri media.
Membangun Budaya Konten Positif di Lingkungan Al-Izzah
Lebih jauh, pelatihan ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya produksi konten yang positif di lingkungan Yayasan Al-Izzah Serang.
Setiap unit pendidikan memiliki berbagai aktivitas yang menarik untuk dikomunikasikan. Apabila didokumentasikan dan dikemas dengan baik, aktivitas tersebut dapat menjadi sumber informasi sekaligus memperkuat citra lembaga.
Humas tidak lagi hanya berfungsi sebagai bagian yang menyampaikan informasi, tetapi juga menjadi pengelola cerita dan wajah komunikasi lembaga di ruang publik.
Kemampuan mengambil foto yang baik, merekam video yang menarik, serta mengedit konten secara efektif menjadi bagian dari kompetensi yang mendukung peran tersebut.
Meningkatkan Profesionalisme Kehumasan Yayasan Al-Izzah
Pelatihan foto, video, dan editing yang digelar pada Sabtu, 5 September 2026, di Kampus A Yayasan Al-Izzah Serang diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperkuat profesionalisme bidang kehumasan.
Kehadiran praktisi media seperti Andi Rahman dari MNC Group memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan wawasan dari pengalaman profesional yang berkembang langsung di industri media.
Pengetahuan dan pengalaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam aktivitas kehumasan di lingkungan Yayasan Al-Izzah Serang.
Pada akhirnya, penguatan kompetensi kehumasan bukan hanya bertujuan menghasilkan foto dan video yang bagus. Lebih dari itu, kemampuan tersebut diharapkan mampu membantu Yayasan Al-Izzah Serang menyampaikan cerita, menunjukkan karya, memperkenalkan program, membangun kepercayaan, dan memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui komunikasi digital yang berkualitas.
Pelatihan ini menjadi pengingat bahwa di era digital, setiap kegiatan memiliki cerita dan setiap cerita membutuhkan cara penyampaian yang tepat.
Dengan SDM humas yang semakin terampil dalam foto, video, dan editing, Yayasan Al-Izzah Serang memiliki peluang lebih besar untuk menghadirkan komunikasi publik yang kreatif, informatif, konsisten, dan relevan dengan perkembangan zaman.
Copyright © Yayasan Al-Izzah Serang. All Rights Reserved.